RSS

Arsip Tag: faktor

Anything has a factor

ada-sebab-pasti-ada-akibatKetika berbicara sebab dan akibat dari setiap kejadian yang kita alami, maka akan ada beberapa faktor pendukung yang dengan sengaja ataupun tidak sengaja menghasilkan sebuah kesimpulan (opini). Setiap faktor ini akan menjadikan kerja kita bernilai sukses ataupun gagal, semua memiliki faktor kali, pengurang, pembagi dan penambah. Setiap perilaku yang kita lakukan akan membawa dampak terhadap hasil dikemudian hari, bukan hanya kesuksesan, kegagalan, peningkatan karir, kekayaan, kemiskinan, kebodohan dan kepintaran itu semua adalah karena perlakuan terhadap faktor yang kita lakukan selama mewujudkan impian dan harapan kita.

Berbagi permasalahan akan datang pada setiap waktunya, tugas kita adalah menyelesaikan setiap permasalahan dengan cara terbaik yang bisa kita berikan. Permasalahan membuat kita bertambah dewasa, bertambah pengalaman serta belajar dari apa yang menjadi faktor penentu kesuksesan. setiap sebab akan diikuti oleh akibat, menilai akibat maka kita perlu melihat faktor apa saja yang menjadikan masalah tersebut muncul, apa saja runtutan sebab yang saling mengikuti, semakin kompleks suatu masalah maka akan semakin banyak sebab-sebab (faktor penyebab) yang akan ditemukan dikemudian hari.

Sebagai ilustrasi, ketika ada kemacetan di sebuat ruas jalan, apa saja yg menjadi faktor terjadinya kemacetan tersebut. Kemacetan bisa disebabkan oleh hambatan-hambatan yang terjadi pada ruas tersebut, kecelakaan kendaraan, mogoknya kendaraan, banyak persimpangan, pembangunan jalan, banyaknya kencaraan, acara hajatan masyarakat, dan lain sebagainya. Kemacetan adalah sebuah akibat dari sebab-sebab yang mengikuti, bahkan polisi-pun bisa menjadi sebab dari adanya kemacetan, hal ini dapat diambil karena adanya anggapan bahwa setiap ada polisi selalu saja ada kemacetan. Tapi apakah benar asumsi itu menjawab sebab-akibat atas kemacetan, semua tergantung dari cara kita berpikir, ketika kesimpulan didapat maka ada opini yang terbentuk.

Sebab-Akibat dalam filsafat akan membuahkan ide atau pemikiran baru, namun adakalanya hal tersebut menjadi opini yang tak terbentuk secara utuh. Opini tersebut akan mengarahkan pada suatu keputusan yang akan diambil, setiap keputusan menghasilkan sebuah kesepakatan bersama yang saling berkaitan. Antara Takdir dan nasib maka ada sebab-akibat, dalam hal ini ada campur tangan Allah SWT terhadap setiap kejadian, lebih dari itu sikap menerima, pasrah dan tawakal menjadikan kita menjadi pribadi yang kuat, pribadi yang sabar serta pribadi yang dapat menerima sebab dan akibat.

Salam Kuper…. #kepoteisme
image : ist/www.keepcalm-o-matic.co.uk

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 16, 2014 in WIL-I-HIS

 

Tag: ,